Webinar EIYRA, Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Daring

SULUH.ID, SEMARANG – Tiga Sekolah Tinggi, Sekolah Tinggi Kristen (STT INTI) Bandung, Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara (STTKN) Ungaran dan STT Berita Hidup solo, membuat trobosan luar biasa membuat webinar EIYRA (Exapan The Impact Of Your Research Articleseri) ke 6. Saat ini mengambil topik populer “Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Daring”.

Markus Oci, M.Pd.K, team leader STTKN mengatakan, selama ini acara diadakan secara gratis dan peserta cukup banyak, kisaran 150 peserta dari berbagai elemen guru, mulai dari SD,SMP, SMA dan Perguruan tinggi serta kalangan profesional dari berbagai penjuru kota.
Yudi Hendrilia M.PdK yang menjadi keynote pertama, memberikan tanggapan, bahwa kegiatan tersebut sangat tepat untuk di lakukan supaya tidak ketinggalan perkembangan zaman di Era Digitalisasi 5.0.

“Kita harus siap menghadapi tantangan dalam bentuk apapun termasuk pembelajaran daring ini,” paparnya.
Kynote kedua Gery Alltobely serih,M.Th mengungkapkan, Tantangan Pendidikan Agama Kristen Budi Pekerti di Era Daring di SMA, dalam sekali mengajar 9 sekolah. Tantangan pertama jadwal Agama Kristen tidak masuknya dalam jadwal sekolah, sehingga muridnya mencari guru.

Baca Juga  Presiden: Kritik Merupakan Bentuk Ekspresi Di Negara Demokrasi

“Respon dari pihak sekolah kurang aktif dalam pembelajaran pendidikan Kristen, sehingga kita perlu kolaborasi dengan dengan pembelajaran daring supaya guru bisa bereinteraksi dengan siswa,” ungkap Gery.

Sementara Kynote ketiga, Lois Biring kalua,S.Pd, merasa tidak ada tantangan, tetapi yang penting adalah karakter Kristus dalam murid Tuhan. Ia mengungkapkan tiga hal yang paling penting adalah Subjeck Matter, Goal dan Pengerak Kristus sebagai pilar yang penting.
Tambahnya, Pembelajaran daring sudah dilakukan oleh Rasul Paulus pada masa itu. Kebenaran Pendidikan Agama Kristen terpusat dari Kristus itu sendiri sebagai Media Tunggal Christ Center Education . Di dalam media daring ini, di harapkan guru dan dosen bisa mentransformasi Kristus di dalam anak -anak sebagai goal.

Baca Juga  Hari Anak Nasional 2021, Franka Makarim Gelorakan Semangat Optimisme

“Yang paling penting sekarang ini, harapan kami dengan ada daring bisa menjadi pertumbuhan Iman kepada anak,”Pungkasnya

Dalam kesempatan yang sama, Dr Amos Sukamto berharap bisa mengikuti acara AIYRA ke.7

loading...

Acara yang berjalan dengan baik sesuai dengan rencana mendapatkan apresiasi dari peserta yang diungkapkan pada panitia penyelenggara.

Untuk di ketahui, Pengagas ide EIYRA di prakarsai tiga Sekolah Tinggi Kristen STT INTI Bandung, Dr. Sukamto, M.Th, Gery A. Seroh, M.Th.,Sudiyani, A.P.,Firtauli Ndruru, S.Th, Yeremia Bagus Pramono Putro, Agus Nugroho, M.Pd.K, Tri Mulyanti, S.Th. STT Kanaan Nusantara Ungaran. Markus Oci, M.Pd.K, Yudi Hendrilia, M.Pd.K, Julian Frank Rouw, M. Th, Sugiono, M.Th, Fransius Kusmanto, M.Th, Samuel. ST, dari STT Berita Hidup solo. Dr. Joseph Christ Santo, M.Th.,Dr. Suhadi, M.Th.Lois Biring Kalua, S.Pd.

Baca Juga  Reisa : Pola Pikir Yang Kini Harus Dirubah Soal Gadget

YDWG/SLH

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *