Sesal Lucinta Luna dan Minta Maaf Setelah Aksinya Dikecam.

SULUH.ID, JAKARTA – Melalui Instagram milinya Lucinta Luna meminta maaf karena aksinya menunggangi lumba-lumba. Lucinta meminta maaf setelah banyak mendapat kecaman dari media sosial.

Ia mengklarifikasi dan menjelaskan melalui instagram miliknya sebab dia melakukan hal yang mendapat banyak kecaman dari media sosial.

“Assalamualaikum WR.WB. Terkait video konten YouTube Lucintaluna Manjalita ttg Lumba-lumba. Jadi Tim Halucinta genk kmrn diundang ke penangkaran Lumba2. Kami sangat senang diundang utk belajar ttg Lumba2 serta melihat lgsg Lumba2 di penangkarannya,” tulisnya di akun @lucintaluna_manjalita, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga  Pendangdut Anisa Bahar dan Pekerja Malam Unjuk Rasa Di Gedung DPRD DKI Jakarta

Dikutip dari KBRN, ia mengaku tujuannya hanya membantu pariwisata Bali yang terkena dampak corona. Lucinta juga mengaku sempat menanyakan izinnya dan dijelaskan jika tempat wisata tersebut telah mengantongi surat izin.

“Jd disana kita banyak belajar ttg Lumba2. bgmn menentukan kelaminnya, kita kasi makan dan diberi info smw ttg lumba-lumba, hiu dan pari,” tambahnya.

Lucinta juga menjelaskan, bahwa lokasi tempat dirinya bermain dengan lumba-lumba itu berada di lautan Sanur. Dan Lumba-lumba yang ada di penangkaran itu merupakan lumba-lumba yang tersesat terpisah dari grupnya, terdampar atau terluka.

Baca Juga  Dua Pilar Jembatan Belanda Ambles, Bahayakan Pelintas

“Lalu di rescue dan diletak di sini. Mrka info smw berijin kok,” tulis Licinta.

loading...

Ia mengaku pada awalnya tidak mengetahui jika diajak untuk berenang bersama Lumba-lumba. Ia mengira hanya diminta komunikasi langsung dengan lumba-lumba, memberi makan, bermain seperti biasa. Tapi ternyata, ada adegan dibawa oleh lumba-lumba.

Dan ia berjanji tidak akan mengulangi hal serupa yang dapat membuat satwa merasa tersakiti.

Baca Juga  Tiga Tewas, Mobil Rombongan Besan Temanten Masuk Jurang

“Klo itu kami sadari mmg kmi yang salah mau ikutan. Kami mohon maaf kpd smw. Kpd Ibu Susi Pudjiastuti. Aktivis, pecinta hewan serta semuanya.”

“Sbnrnya kami smw penyanyang binatang tp dlm hal ini kami teledor dan jujur baru menyadari skrg,” tambahnya.

HEND/KBRN/SLH

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *