Anggap Diskriditkan, Polri Kejar Pengedit Video Polisi Dangdutan

SULUH.ID, JAKARTAMarkas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) mengejar pelaku pengedit video Polisi melakukan joget dangdutan saat pandemi Covid-19 di Tulungagung, Jawa Timur dan Grobogan, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Karopenmas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono, dalam wawancara Kompas TV 4 Oktober 2020, dikutip dari jurnaljateng.id 6 Oktober 2020.

“Yang jelas Polri akan mengusut tuntas video ini, dan Kapolres Tulungagung, Dirkrimsus Polda Jawa Timur sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tegasnya.

Diketahui video Polisi dangdutan viral di media sosial Facebook dan Youtube sejak beberapa hari lalu hingga saat sekarang, diketahui video itu terjadi bulan lalu. Polisi merasa didiskriditkan dengan editing video yang disandingkan dengan beberapa video lain sehingga memberikan kesan penindakan hanya di lakukan ke masyarakat umum sedangkan pejabat atau aparat penegak hukum bebas melakukan sehingga memberikan kesan pembiaran terhadap anggotanya.

Baca Juga  Demo UU Ciptaker, Pelajar SMA dan SMK Diamankan Polda Metro Jaya

“Apa motifnya membuat video yang mendiskreditkan Polri,” ujarnya.

Sementara itu untuk wilayah Polda Jawa Tengah juga dilakukan pengejaran dimana Mabes Polri juga telah berkoordinasi untuk memburu pelaku pengeditan video.

Menurut Awi, Polda Jateng sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang dianggap menjelekkan institusi polisi dengan mengedit video dan menayangkan lewat jejaring sosial.

loading...

“Jawa Tengah juga sudah kami hubungin, Wakapolda Jateng sedang melakukan penyelidikan tentunya untuk pelaku yang menjelek-jelekan Polri tentunya akan kita usut,” papar Awi.

Baca Juga  Walikota Madiun Face Off Kotanya Dengan 7 Ikon Luar Negeri,

Ketegasan juga dilakukan terhadap Anggota Polri dilapangan yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Selain itu juga peringatan untuk berhati-hati karena pandemik yang semakin meningkat.

“Kepada anggota kita di lapangan tentunya ini sebagai interofeksi kedepan lebih hati-hati apa lagi kita masuk pandemik covid ini semakin meningkat. Jangan coba-coba melanggar hal-hal yang sudah dilarang pimpinan apa lagi pemerintah ini kontraproduktif. Dan tentunya Polri tidak akan segan-segan bagi anggota yang melakukan pelanggaran-pelanggaran demikian,” jelas Awi.



INST/JJID/SLH

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *